Lain-Lain

Bagaimana membuat Tabel yang baik?

A table is a collection of related data held in a structured format within a database. It consists of fields (columns), and rows. In relational databases and flat file databases, a table is a set of data elements (values) using a model of vertical columns (which are identified by their name) and horizontal rows, the cell being the unit where a row and column intersect. A table has a specified number of columns, but can have any number of rows. Each row is identified by one or more values appearing in a particular column subset. The columns subset which uniquely identifies a row is called the primary key. *

Perancangan tabel seharusnya dibuat dengan memperhatikan struktur data dan kemandirian tabel (untuk satu bagian). Tabel dibangun dengan relasi untuk sebuah informasi yang diperlukan. Banyak dari kita membuat tabel tidak memperhatikan hal tersebut.

Tabel yang diperlukan dalam kasus Mahasiswa yang sedang belajar mata kuliah A yang diberikan oleh dosen X. dimana pelaksanaan perkuliahan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2015.

Contoh rancangan tabel yang belum baik, membuatnya hanya satu tabel:

1. Tabel Kuliah

  • nim
  • nama_mahasiswa
  • jurusan
  • kode_kuliah
  • nama_matakuliah
  • kode_dosen
  • nama_dosen
  • tanggal_kuliah

Tabel yang lebih baik adalah memecahnya dalam 4 tabel,seperti berikut:

  1. Tabel Mahasiswa
  2. Tabel Matakuliah
  3. Tabel Dosen
  4. Tabel Pelaksanaan Perkuliahan

perkuliahan

* (http://en.wikipedia.org/wiki/Table_(database)|11/03/2015)

Standar
Lain-Lain

“Programming” Masih Perlu Bagi Sarjana Komputer?

“Programming” atau Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer.(wikipedia,2014).

Bagi Mahasiswa dalam rumpun Bidang Komputer pengetahuan Pemrograman adalah syarat mutlak. Tanpa itu maka Sarjana Komputer yang dimilikinya tidak akan ada bobot. Walaupun penekanan utama bagi seorang Sarjana Komputer adalah kemampuan menganalisa sistem, tetapi pengetahuan pemrograman merupakan syarat yang mendasar agar proses menganalisa sistem semakin berkualitas.

Calon Sarjana Komputer harus mencoba membuat program secara utuh, dari proses desain sistem sampai dengan pembangunannya. Apalagi jika dipakai dalam jaringan, maka perlu belajar lebih jauh lagi tentang keamanan dari sistem yang dibuat. Ini penting, mengingat dalam perkuliahan biasanya hanya belajar logika pemrograman dan contoh kasus tertentu agar dibuat programnya.

SKRIPSI SARJANA KOMPUTER

Skripsi bagi Calon Sarjana Komputer adalah Ujian Terakhir yang harus dimanfaatkan kesempatan untuk mahasiswa tingkat akhir dalam rangka membuat sistem secara utuh. Rangkaian yang harus dilalui adalah Penelitian, minimal melalui Studi Pustaka dan Interview terhadap objek Penelitian. Menggali Informasi sebanyak-banyaknya dari masalah yang dihadapi (identifikasi masalah) dan menyimpulkannya dalam satu rumusan. Memilih solusi yang tepat untuk masalah tersebut dengan menyiapkan instumen yang tepat. Analisis yang berkualitas adalah bisa dibuat ketika mahasiswa telah melakukan penelitian yang mendalam dan mengetahui persis bisnis proses dari sistem yang berjalan.

Masih banyak dijumpai mahasiswa yang menerka-nerka sistem yang berjalan dari Informasi yang tidak lengkap, ini akan mengakibatkan masalah berikutnya ketika membuat sistem usulan. Bisa dipastikan sistem yang dibuat tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Ketika mendesain sistem, cobalah melakukan proses pembelajaran dari sistem-sistem yang sudah berjalan dengan baik. Lakukan studi pustaka, tidak hanya dari referensi cetak, bisa juga mencari sumber online, misalnya jurnal-jurnal dan jika sistem yang dibangun berbasis web, maka sangat mudah tinggal mengunjungi website tersebut dan pelajari bisnis prosesnya, walaupun sebatas User. Intinya harus ada referensi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kreatifitas adalah nilai Plus jika mahasiswa menginginkan nilai yang istimewa untuk Skripsinya. Saya optimis jika sistem yang dibangun itu dibuat dengan hati-hati dan sungguh-sungguh, maka hasilnya akan sesuai dengan harapan. Sebagai mahasiswa Komputer yang akan menyelesaikan studi WAJIB hukumnya membuat aplikasinya dari tangannya sendiri, dari proses penelitian, analisis sampai pembangunan sistem.

Standar
Web Design

Merancang Website mempertimbangkan Resolusi Layar

Umumnya saat ini  website memiliki layar dengan resolusi 1024×768 atau lebih tinggi, hal tersebut seiring dengan berjalannya waktu dan kualitas layar monitor dimana banyak orang beralih ke resolusi yang lebih tinggi. Oleh karena itu sangat penting merancang situs web dengan mempertimbangkan menggunakan semua resolusi.

Dalam merancang website terkait dengan resolusi layar, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

Langkah 1: Tentukan layar dengan Resolusi terendah

Sebelum Anda memulai memutuskan pada resolusi layar dengan ukuran  terendah. Harus diapstikan juga bahwa situs yang dirancang dengan resolusi rendah tapi dapat dilihat secara nyaman. Resolusi terendah yang ideal saat ini adalah 800 x 600, walapun masih ada resolusi dibawahnya yakni 640 x 480 tetapi website dengan resolusi tersebut sudah sangat jarang.

Langkah 2: Desain Situs Web Anda Pada Resolusi ini

Jika sudah diputuskan dengan resolusi tertentu, maka rancangan semua grafis harus berdasarkan atau sesuai dengan resolusi yang sudah dipilih tersebut.  Desain grafis dalam bentuk gambar harus dikonversi ke format HTML .

Langkah 3: Pastikan semua tabel Anda diukur berdasarkan persentase

Langkah ini adalah trik untuk mengembangkan situs web untuk semua resolusi. Pemilihan ukuran tabel dengan persentase menjadikan lebih fleksibel dibandingan dengan pixel yang menjadikan ukuran layar akan statis. Jadi jika membuat tabel maka harus memberikan nilai lebar dan tinggi dengan 100% atau 95% (jika menginginkan ruang kosong 5%).

Langkah 4: Gunakan pixel dalam cell tabel kecuali cell yang digunakan untuk Konten/keterangan/Penjelasan

Dengan cara tersebut maka tampilan tabel akan bagus. Menggunakan ukuran pixel dalam cell tabel dikarenakan sudah diketahui berapa panjang karakter yang ada dalam suatu kolom tabel, sehingga rancangan lebar kolom sudah diketahui.

Langkah 5: Masukkan Gambar dan Konten

Setelah merancang tabel berikutnya memasukkan gambar dan konten. Misalnya posisi logo di kiri atas, tombol navigasi di bagian kiri atau kanan atas.  Untuk layout yang lebih kompleks perlu menggunakan latar belakang  dalam situs web. Pastikan ukuran web untuk semua resolusi layar sehingga harus memeprhatikan gambar/teks yang terletak di sudut atas kanan atau kiri juga yang disudut bawah.

Langkah 6: Uji situs untuk semua resolusi

Langkah terakhir adalah untuk menguji situs dengan semua resolusi  800 x 600, 1024×768 atau lebih tinggi jika mungkin.  Bagaimana Hasilnya?

http://www.entheosweb.com

Standar
Artikel Teknologi

Apakah UML (Unified Modeling Language)?

UML_logoSaat ini perkembangan tools dalam rekayasa perangkat lunak (software engineering) semakin maju. Sebut saja UML. UML adalah konsep data modeling, Blue print dari pembangunan sebuah program. Adanya UML desain pemrograman menjadi lebih mudah, karena menjadi lebih terstruktur dan logic.

UML Diagrams

UML Diagrams

UML memiliki konsep dengan komponen seperti berikut:

  • Aktor (actors),
  • Proses Bisnis (business processes),
  • komponen sistem (system’s components), dan
  • kegiatan/aktifitas (activities)

Aktor

aktor

Use Case Diagram

Aktor adalah penetapan peranan yang dimainkan oleh user atau sistem lainnya yang melakukan interaksi dengan subjek.

Sebuah model Aktor adalah peran yang dimainkan oleh sebuah entitas yang berinteraksi dengan subyek luar (misalnya interaksi dalam bertukar data dan sinyal).

Aktor merupakan representasi/mewakili dari unsur manusia (sebagai user), perangkat keras luar dan subject-subject lainnya.

Baca lebih lanjut

Standar
Artikel Teknologi

Mengapa Perlu Website?

Populasi Penduduk dunia saat ini diperkirakan sudah mencapai 6,676,120,288 dengan pengguna Internet mencapai 1,463,632,361 berarti 21,9% (lihat http://www.internetworldstats.com).  Angka yang fantastis!

Jika masih ada yang beranggapan Website tidak perlu, mungkin perlu diluruskan. Tidak perlu bicara panjang lebar berikut statistik lengkap berupa tabel dan grafik pengguna Internet pada tingkat Dunia, Asia, sampai di Indonesia. Mudah-mudahan bermanfaat.

WORLD INTERNET USAGE AND POPULATION STATISTICS

World Regions

Population
( 2008 Est.)

Internet Users
Dec/31, 2000

Internet Usage,
Latest Data

% Population
(Pene-tration)

Usage
% of World

Usage Growth
2000-2008

Africa

955,206,348

4,514,400

51,065,630

5.3 %

3.5 %

1,031.2 %

Asia

3,776,181,949

114,304,000

578,538,257

15.3 %

39.5 %

406.1 %

Europe

800,401,065

105,096,093

384,633,765

48.1 %

26.3 %

266.0 %

Middle East

197,090,443

3,284,800

41,939,200

21.3 %

2.9 %

1,176.8 %

North America

337,167,248

108,096,800

248,241,969

73.6 %

17.0 %

129.6 %

Latin America/ Caribbean

576,091,673

18,068,919

139,009,209

24.1 %

9.5 %

669.3 %

Oceania / Australia

33,981,562

7,620,480

20,204,331

59.5 %

1.4 %

165.1 %

WORLD TOTAL

6,676,120,288

360,985,492

1,463,632,361

21.9 %

100.0 %

305.5 %

NOTES: (1) Internet Usage and World Population Statistics are for June 30, 2008. (2) CLICK on each world region name for detailed regional usage information. (3) Demographic (Population) numbers are based on data from the US Census Bureau . (4) Internet usage information comes from data published by Nielsen//NetRatings, by the International Telecommunications Union, by local NIC, and other reliable sources. (5) For definitions, disclaimer, and navigation help, please refer to the Site Surfing Guide, now in ten languages. (6) Information in this site may be cited, giving the due credit to www.internetworldstats.com. Copyright © 2001 – 2008, Miniwatts Marketing Group. All rights reserved worldwide.

Baca lebih lanjut

Standar
Artikel Teknologi

Mengapa UML ?

uml

UNIFIED MODELING LANGUAGE  (UML) merupakan bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak. Definisi lain yang terkait dengan UML menyebutkan bahwa UML adalah suatu bahasa berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasikan, menspesifikasikan, membangun, dan mendokumentasikan sistem pengembangan software berbasis Object-Oriented (OO). UML memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program, skema database, dan komponen-komponen yang diperlukan dalam sistem software. Perlu diketahui bahwa UML tidak berdasarkan pada satu bahasa pemrograman tertentu saja.

Baca lebih lanjut

Standar
Artikel Teknologi

Webometric VS Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia?

 

rangking1Webometrics adalah karya dari Cybermetrics Lab,  sebuah group penelitian dari Centro de Información y Documentación (CINDOC) yang merupakan bagian dari National Research Council (CSIC), Spanyol. mempublikasikan rangking universitas setiap enam bulan sekali (bulan Januari dan Juli).

WEBOMETRIC merupakan perangkingan Universitas yang dilihat dari sisi Visibility (V), Size (S), Rich Files (R) dan Scholar (Sc). Penghitungan dan pembobotannya adalah dengan menggunakan Rumus: Webometrics Rank = (4xV) + (2xS) + (1xR) + (1xSc)

Visibility (V): Total tautan eksternal yang unik yang diterima dari situs lain, diperoleh dari Yahoo Search, Live Search dan Exalead. 

Size (S): Banyaknya halaman yang ditemukan dari mesin pencari: Google, Yahoo, Live Search dan Exalead. 

Rich Files (R):  Volume file yang ada di situs Perguruan Tinggi atau Universitas, format file yang dinilai layak masuk dalam penilaian seperti: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) dan Microsoft Powerpoint (.ppt). 

Scholar (Sc):  Sc ini diambil dari Google Scholar yang berisikan tulisan-tulisan ilmiah, laporan-laporan, dan tulisan yang bersifat akademis lainnya.

Berikut Tabel Top Rangking 5000 Perguruan Tinggi berdasarkan Sumber Webometric untuk wilayah negara Indonesia per-Juli 2008[1] 

Webometrics edisi Juli 2008

Webometrics edisi Juli 2008

Dari uraian diatas, kami melihat (jika tidak keliru) tidak ada satupun Perguruan Tinggi Islam di Lingkungan Departemen Agama yang masuk dalam rangking universitas. Pertanyaannya, adakah upaya kearah peningkatan kualitas Universitas/PTAI agar bisa diakui secara internasional? Adakah Jurnal, bahan perkuliahan dan karya ilmiah lainnya apakah sudah di publish? 

Mestinya kini saatnya bagi PTAI untuk memulai mengejar ketertinggalan dengan melakukan langkah-langkah nyata dalam rangka publikasi karya-karya ilmiah agar dapat dishare, sehingga dunia mengetahui kebesaran karya-karya ilmiah insan PTAI yang selama ini tersembunyi.


[1] http://www.webometrics.info/rank_by_country.asp?country=id 
 Sumber: Webometrics.info, Romisatriawahono.net
Standar